Terbaru

Ini Alasan Disney Pinang Maudy Ayunda

Maudy merasa bangga dengan kesempatan emas ini | PT. Kontak Perkasa Futures Cabang Bandung


PT. Kontak Perkasa Futures Cabang Bandung

"Ini lebih musikal, banyak lirik yang dinyanyikan seperti bertutur. Yang ini ada style tertentu. Kita bercerita, harus menyampaikannya dengan emosi yang tepat. Jadi kalau emosinya kurang tepat diulang lagi. 'Ayo emosinya masih kurang'," jelas Maudy.

"Kalau recording pop songs kan biasa saja, kalau ini emosinya kurang marah, kurang rasa berharap itu akan terasa," sambungnya.

Berbicara soal cara membangkitkan emosi yang pas untuk lirik lagu "Seberapa Jauh Ku Melangkah", Maudy mengaku bahwa dirinya lebih dulu mempelajari ekspresi Moana Motunui ketika bernyanyi dalam film Moana.

"Dia (Disney) kasih cuplikan filmnya seperti apa. Nonton adegan dia (Moana) nyanyi dan diceritakan Moana seperti apa, ini cerita yang intuitif banget," kata Maudy.

Di sisi lain, Maudy merasa bangga dengan kesempatan emas ini.

"Aku lebih merasa senang karena bisa jadi part the team, pas nonton kemarin itu Moana jadi satu kesatuan film yang kuat," ucapnya.

"Dia bilang, 'Secara general bahwa kalian (penyanyi lagu tema ini) bernyanyi dengan style Disney," ungkap Maudy.

"Memang aku suka banget dengar lagu Aladin, dan aku waktu SMP pernah jadi Jasmine pas acara teater musikal zaman SMP. Kangen sebenarnya sama teater," imbuhnya.

Namun pelantun lagu tema "Perahu Kertas" itu justru merasa gugup setelah mendengar alasan tersebut.

"Ada banget (rasa gugup), 'Wah Disney nih, mati gue, makin ada pressure'. Seru sih, ini mendorong aku untuk lebih jauh lagi," ucap Maudy.

Kendati dinilai biasa bernyanyi dengan gaya Disney, Maudy merasa banyak hal baru yang ia dapatkan pada proyek bermusik kali ini.

Penyanyi Maudy Ayunda (21) mengungkap alasan Walt Disney Studios meminangnya untuk menyanyikan lagu tema film animasi Moana, "Seberapa Jauh Ku Melangkah".

Hal ini disampaikan dara kelahiran 19 Desember 1994 itu saat berbincang dengan Kompas.com dalam kesempatan wawancara khusus usai jumpa pers film Moana di Marina Bay Sand Convention Center, Singapura, Selasa (8/11/2016).

Maudy Ayunda Terima Tawaran Walt Disney | PT. Kontak Perkasa Futures Cabang Bandung

PT. Kontak Perkasa Futures Cabang Bandung

"Kesulitannya adalah karena aku belum dengar lagunya. Aku maklumi karena ini sifatnya masih confidential. Jadi begitu oke, aku hari itu langsung di-brief sama mereka," ujar Maudy

"Terus kebayangkan kalau lirik lagunya yang asli (dalam bahasa Inggris) harus di-translate dulu kata-katanya dan banyak yang enggak kena juga kalau dinyanyikan, jadi di situ diskusi lagi untuk mengganti kata-katanya," sambung dara kelahiran 19 Desember 1994 itu.

Maudy mengatakan, ia harus bekerja dalam waktu yang cukup singkat untuk proyek bermusiknya kali ini. 

"Exciting dan deg-degan hari itu aku harus hapalin melodi notasi dan liriknya karena rekamannya hari itu juga. Hari itu juga kami shooting video clip, dalam satu hari semua dikerjakan," jelas Maudy. 

Ceritanya simpel, aku dapat tawaran langsung dari mereka lewat label aku. Mereka bilang, 'Bisa enggak isi soundtrack?' Aku langsung oke, ini jawaban yang gampang. Bahwa soundtrack dikeluarkan berdampingan dengan filmnya," kata Maudy kepada Kompas.com dalam wawancara khusus usai jumpa pers film Moana di Marina Bay Sand Convention Center, Singapura, Selasa (8/11/2016). 

Untuk diketahui, promosi lagu tema akan lebih mudah dilakukan ketika dirilis bersamaan dengan sebuah film.

Hal yang sama pernah dilakukan Maudy saat merilis lagu tema film Perahu Kertas pada 2012 lalu.

Namun, kendati ini tawaran yang mudah untuk diterimanya, Maudy mengaku tetap menghadapi kendala.

 Vokalis sekaligus artis peran Maudy Ayunda (21) merasa tak merasa sulit menerima tawaran Walt Disney untuk menyanyikan lagu tema film Moana, "Seberapa Jauh Ku Melangkah".

Serunya Workshop Animasi 'Moana' di Singapura | PT. Kontak Perkasa Futures Cabang Bandung


PT. Kontak Perkasa Futures Cabang Bandung


"Banyak perubahan yang dirasakan oleh seluruh tim produksi setelah melakukan perjalanan tersebut. Salah satu hal yang paling diingat, yang diucapkan oleh salah satu penduduk adalah kalian harus mengenal 'gunung' kalian sendiri. Kalian tak akan tahu kemana tujuan kalian sebelum kalian mengerti dari mana kalian berasal," lanjut Griselda.

Tepukan riuh pun terdengar ketika Griselda dan Roger menyelesaikan presentasi mereka. Di akhir acara, para hadirin pun dipersilahkan untuk meminta tanda tangan dan berfoto bersama keduanya.

Film 'Moana' baru bisa disaksikan oleh para pecinta film animasi Disney di Indonesia pada 25 November mendatang. Aktris dan penyanyi asal Hawaii, Auli'i Cravalho, didapuk untuk menyuarakan Moana. Sedangkan sang manusia setengah dewa, Maui, diperankan oleh aktor Dwayne Johnson.

Tak hanya soal proses teknis pembuatan animasinya, para hadirin pun juga diajak untuk mengikuti perjalanan kedua sutradara dalam mencari inspirasi untuk Moana lewat video yang ditayangkan. Musker dan Clements beserta tim produksi lainnya berangkat ke sejumlah lokasi di Kepulauan Pasifik untuk menemukan cerita dan legenda yang tepat.

Tak hanya melibatkan para warga sekitar, tim produksi juga bekerjasama dengan para pelukis tato, penari serta belajar nyanyian khas budaya Polinesia untuk semakin mendalami cerita Moana.

"Untuk pengerjaan tapa sendiri dibutuhkan waktu tiga hingga empat minggu," ungkap Griselda di sela-sela presentasinya.

Tak hanya itu, Roger pun ambil bagian dalam menjelaskan keterlibatannya. Sebagai lighting artist, pria kelahiran Singapura tersebut menunjukkan video sebelum dan sesudah diberi pengaturan pada pencahayaan.

Perbedaan yang sangat signifikan pun berhasil membuat para hadirin terkagum-kagum. Mereka yang sebelumnya tak mengerti soal pengaturan cahaya pada film animasi, menjadi mendapatkan pencerahan karena penjelasan Roger.

Roger dan Griselda menceritakan keterlibatan masing-masing dalam film 'Moana'. Griselda, sebagai visual development artist, menunjukkan hasil karyanya yang dimunculkan dalam film garapan sutradara John Musker dan Ron Clements tersebut.

Salah satunya adalah gambar monster pada tapa (seni lukis di atas kertas yang dibuat dari pohon murbei) yang muncul di awal film, serta desain pakaian yang dikenakan oleh Moana dan kawan-kawannya saat masih balita. 

Sore menjelang malam, warga Singapura tak nampak mengurangi aktifitasnya. Begitu juga dengan sejumlah mahasiswa, yang sengaja berkumpul untuk menyaksikan langsung workshop animasi film Disney terbaru, 'Moana'.

Setidaknya lebih dari 70 orang turut hadir dalam workshop yang digelar di Marina Bay Sands Convetional Hall, Singapura pada Selasa (8/11/2016). Workshop tersebut menampilkan penjelasan soal animasi 'Moana' oleh dua orang 'hometown hero' yang bekerja untuk Disney, Roger Lee dan Griselda Sastrawinata.





1 Response to "Ini Alasan Disney Pinang Maudy Ayunda"